Inter Pan

Edukasi · Analisis Teknikal · Bab 3 dari 4

Indikator kompleks

6 menit03 / 04

Setelah nyaman dengan MA dan RSI, dua indikator berikut memberi dimensi baru: MACD untuk momentum dan Bollinger Bands untuk volatilitas.

MACD (Moving Average Convergence Divergence)

MACD adalah selisih antara dua MA eksponensial (biasanya 12 dan 26) ditambah garis sinyal (MA9 dari selisih tadi). Histogram di bawahnya memvisualkan perbedaan MACD dan garis sinyal.

MACDSignalHistogram
Histogram di atas nol = momentum naik. Persilangan MACD & garis sinyal sering dipakai sebagai trigger.

Sinyal paling umum: MACD memotong garis sinyal dari bawah ke atas → momentum bullish; dari atas ke bawah → momentum bearish. Divergensi antara MACD dan harga (harga naik tapi MACD turun) sering jadi tanda peringatan dini.

Bollinger Bands

Bollinger Bands terdiri dari tiga garis: MA tengah (biasanya MA20) dan dua pita yang ditarik ±2 standar deviasi. Jarak pita melebar saat volatilitas naik, menyempit saat tenang.

Pita menyempit (squeeze) sering mendahului pergerakan besar. Harga menyentuh pita atas/bawah belum tentu sinyal balik.

Kesalahan umum: menganggap sentuhan pita atas otomatis sinyal jual. Dalam tren kuat, harga bisa 'berjalan' di sepanjang pita. Gabungkan dengan konfirmasi tren sebelum mengambil keputusan.

Indikator tidak memprediksi masa depan, indikator hanya merangkum masa lalu. Selalu padukan dengan konteks pasar yang lebih besar.

Mulai trading hari ini

Buka akun dalam 5 menit. Mulai dari Rp 1 juta. Tanpa biaya pendaftaran.